tentang dapur

Resep coba-coba buat Satria ;)

“Aku pergi ya” pamit Satria.
“Iyah, hati-hati ya. Jangan lupa bawa ikan yang banyak” jawabku saat itu.
“Ndak usah nangis ya, khan cuma sebentar” gurau Satria lagi.

Seharian ditunggu akhirnya pulang juga. Alhamdulillah..
Bawa ikan banyak pula. Benar-benar sesuai pesananku.

“Aku pingin kamu masak ikan yang pake kuah santan itu, bisa khan?” katanya. Yang aku jawab dengan tegas,Β  “Bisa doong, oke aku akan masak sesuai permintaanmu besok pagi.” Hm.. Sebenarnya sih aku belum pernah buat masakan seperti itu. Tapi demi Satria apa salahnya mencoba resep baru.

Berhubung saat itu kami lagi dirumah bapak yang didapurnya hanya tersedia bumbu seadanya. Aku mulai dengan meracik bumbu yang ada. Ditambah beberapa bumbu yang aku beli di warung ibu sebelah.

Dan inilah penampakannya…

bumbu seadanya itu adalah:
– 5 siung bawang merah
– 4 siung bawang putih
– 1 sdt ketumbar
– 2 bh kemiri
– 2 cm kunyit
– 10 bh cabe rawit
– 2bh cabe merah besar
– 2 lembar daun jeruk
– 2 batang serai
– beberapa batang daun bawang
– 2gelas santan

dengan bahan utama adalah ikan besar berduri jarang

*bisa aja kalau mau diganti ikan yang kecil. cuma kasihan yang makan karena akan repot sekali πŸ™‚

dengan cara masak yang sederhana pula:
– haluskan semua bumbu kecuali cabe rawit, cabe besar, daun jeruk, serai dan daun bawang.
– tumis bumbu halus, setelah cukup wangi masukkan daun jeruk dan batang serai
– masukkan ikan dan tambah sedikit air *supaya lebih cepat empuk
– kalau ikan terasa sudah empuk, tambah santan
– terakhir masukkan cabe rawit, irisan cabe besar dan daun bawang.
– tinggal cicip deh πŸ™‚

Rasanyaaa.. ga kalah dengan masakan di cafe favorit kami πŸ˜€

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *