tentang Cah Bagus

dia, Abhipraya Wibawa

there’s always a special children for special parents ~ someone

setiap anak memiliki kisah kelahirannya sendiri-sendiri. begitu pula, Abhi putra mungil kami. dia lahir dengan proses yang penuh kesan. tidak hanya kami berdua sebagai orang tuanya. tetapi juga bagi seluruh orang terdekat kami. hari lahirnya penuh dengan drama yang sarat makna.

12 desember 2012. hari yang banyak dipilih orang untuk kelahiran bayinya. dengan alasan tanggal cantik walaupun belum waktunya. saya, bermimpi pun tidak, apalagi ingin memaksakan kelahiran hanya karena tanggal berulang yang cantik itu. namun lahir, rejeki, jodoh dan mati memang merupakan rahasia Ilahi yang tak mampu terungkapkan. hari rabu 12 desember 2012 pukul 22.50 wita Abhi hadir. berat badan 3460gr, panjang badan 50cm dan 36cm lingkar kepala.

hampir semua ibu yang melahirkan ingin langsung bertemu bayi yang sudah dikandungnya didetik pertama kelahiran. ternyata itu tidak bisa saya lakukan. Abhi lahir dengan kondisi agak sesak nafas dan tubuh sedikit membiru. menurut dokter anak yang membantu proses kelahiran, Abhi mengalami PDA. awalnya kami buta tentang itu. selanjutnya hasil browsing sana sini, tanya-sana-tanya-sini, akhirnya tau apa itu PDA. lebih jelasnya bisa dibaca diwebsite ini. sehingga membuatnya harus berada di ruang khusus pula. itulah pertama kalinya kami berpisah setelah selama 38 minggu selalu bersama.

proses kelahiran normal dan IMD yang saya impikan tidaklah menjadi kenyataan, tetapi berkat bantuan si mas dan keluarga akhirnya kolostrum berhasil disuapkan untuk Abhi.

untuk bertemu Abhi saya harus keruang NICU. ibu mana yang mampu melihat anaknya tidur dalam ruang kaca dengan kondisi banyak peralatan kesehatan menempel ditubuhnya, seperti ada beban berton-ton dipundak kami. seandainya mungkin ingin rasanya kami memintaNya untuk memindahkan rasa sakit Abhi untuk kami wakilkan. seandainya mungkin ingin kami protes kepadaNya, kenapa harus Abhi yang mengalami ini. sedih, menangis, frustasi dll…

tapi kami malu. anak adalah titipan Tuhan kan? lalu apa kami masih berhak protes atas kondisi titipanNya? kami malu dengan Abhi yang sudah begitu kuat berjuang diawal hidupnya. kami sadar kami harus kuat. kami harus menguatkan abhi dari balik kaca inkubator. kami yakin Abhi bisa merasakan energi positif yang kami salurkan untuknya.

tak hanya karena PDA. Bilirubin tinggi seperti umumnya bayi-bayi baru lahir pun dialami Abhi. dokter hampir tidak mengijinkan Abhi pulang karena kemampuan minumnya yang masih dibawah standar. emosi kami naik turun dibuatnya.

akhirnya setelah melalui proses konsultasi yang panjang dengan dokter, tanggal 2 januari 2013 Abhi diijinkan pulang. dengan catatan masih harus tetap menjalani observasi setiap bulannya. Alhamdulillaah..

tanggal 15 januari 2013 lalu adalah jadwal observasi pertama Abhi, perkembangannya semakin membaik. kemampuan minum sudah sama seperti bayi-bayi lainnya. dan kondisi PDA pun mengecil.

kami bersyukur tak putus-putus mendengarnya. DIA maha baik. diberinya kami satu pelajaran yang sangat berharga. kesabaran, ketulusan dan keikhlasan. bukan berarti pelajaran untuk kami sudah selesai sejak Abhi dirumah. justru sekarang ini kami baru memulai mempraktekkan pelajaran yang sebenarnya .

Abhipraya Wibawa, lelaki tangguh yang selalu tunduk kepadaNya.

hari ini genap dua bulan usiamu. kuatlah seperti namamu ya nak. terima kasih telah menjadi ‘buku besar’ pelajaran untuk ayah dan ibu. kami akan selalu menyertai perjalanan hidupmu. apapun cita-citamu nanti, tetaplah menjadi orang yang baik dan sholeh.

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *