tentang harian

denpasar I’m in love

yin yang

duluuuu banget waktu masih kecil, saat masih sering bercanda-gulat dengan kakak-kakak dan teman-teman, simbah sering bilang “jangan terlalu banyak tertawa, nanti kamu nangis.” dan seringnya memang bener terjadi. yang sebelumnya tertawa ngekel tiba-tiba aja nangis geru-geru. kalau simbah mendengar aku menangis sehabis tertawa, simbah cuma bilang “dikandani wong tuwo iku mbok yo digugu” hehehe..

saking seringnya ucapan simbah itu terbukti sampai-sampai aku menganggap ucapan simbah seperti kutukan. tak mau coba-coba berani melawan. dan jika harus menangis setelah sebelumnya guyon seringnya aku mengecilkan suara supaya simbah tak mendengar.

ucapan simbah itu terpatri cukup lama tanpa aku tahu maksudnya. baru mengerti saat mengalaminya. tertawa dan menangis mungkin digambarkan simbah sebagai dua mata uang. semua yang terjadi dalam hidup ya tak jauh-jauh dari itu. mungkin maksud simbah, saat sedang senang jangan terlalu merasa tinggi sehingga saat sedih pun kita tak terlalu jatuh.

seperti yang sudah aku jalani. terutama beberapa tahun terakhir. yang kata orang sana “life is like a rollercoaster” itu ternyata benar-benar ada. pasang surut, naik turun, bahkan dalam waktu yang sangat singkat. dimulai dari kehilangan teman terdekat, lalu bertemu si-lelaki-teman-hidup, hadirnya Tole pun bukan seperti menunggu buah jatuh begitu saja. dan kebahagiaan dan kedukaan lainnya.

saat senang, akan banyak teman yang menemani. tapi saat berduka, susah menemukan teman pun untuk sekedar bercerita. tak taulah bagaimana jadinya jalan cerita hidupku jika bukan Paijo yang disampingku.

cerita tentangku bersama Paijo akan terus berjalan, untuk seterusnya akan ada Tole yang menyertai kami. tapi kami harus memulai cerita baru ditempat baru. tak terasa sudah tiga belas tahun tinggal di denpasar ini. melahirkan banyak cerita berseri. sekarang saatnya pergi. tak ingin ada perpisahan. kita tak benar-benar berpisah. kami pasti kembali lagi. karena masih ada keluarga dan banyak sahabat tercinta yang ingin ditemui disini. sekarang saatnya memulai cerita baru. dengan buku yang baru. dengan warna baru.

suatu saat ingin cerita tentang ini ke Tole. supaya dia juga selalu ingat pesan simbah buyutnya 🙂

ttd

sumi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *