tentang harian

Romanye (roman menye-menye)

dan diriku bukanlah aku… tanpa kamu tuk memelukku..
kau melengkapiku… kau sempurnakan aku…

tik tok tik tok… jarum jam hampir menunjukkan pukul lima sore
satu bulan sejak masuk kerja lagi, melewati pukul delapan pagi hingga lima sore adalah siksaan terlama.
hari ini begitu kuat keinginan mendorong jarum jam agar segera diangka lima, sementara diluar hujan justru semakin lebat.  ishh.. itu berarti akan bertambah panjanglah siksaan hari ini.
udah dari sananya rintik hujan selalu membuatku nglangut. kebayang deh semerbak aroma bayi yang menyeruak hingga ruang terluar rumah mungil itu.
kebayang siluet tangan lelaki gagah itu memeluk bayi mungil beraroma minyak telon.
aaargh..  aku merindu kalian 🙁

jadi ingat soal cerita dibuku-buku pelajaran duluuuu, ada kalimat “ayah Adi bekerja dikantor dan ibu Adi sedang memasak”.
tapi hidup memang tak semudah soal cerita dibuku pelajaran.
banyak hal yang harus dijalani tanpa ada pilihan lain.

satu bulan yang mengubah semuanya.
saat working mom masih harus dijalani, kamu rela bertukar posisi.
tangan kirimu memeluk bayi sementara tangan kananmu tetap menari di papan berhuruf.
this is the real multitasking.
kamulah a true working dad mas..

menunggu sambil melamun itu enak. sekarang sudah pukul lima lebih lima menit.
diluar hujan semakin deras. rencana pulang tepat waktu tergantikan pesan: “disini ujannya deras sekali mas”
tilut.. tilut.. “yaa tunggu agak reda dulu, ati-ati dijalan” katanya
tapi saat ini, ternyata hujan tak lebih besar dari rindu. dan menerjang air hujan jadi menyenangkan.
nekat pulang adalah keputusan terbaik, demi berdamai dengan perasaan.IMG_20130425_163628

samar-samar terdengar suara Ariel
bersandar padaku, rasakan hatiku.. rasakan hatiku.. oo….
dan diriku bukanlah aku… tanpa kamu tuk memelukku..
kau melengkapiku… kau sempurnakan aku…

hng……………………………………………………………………………….
apa jadinya aku jika bukan kamu yang ada disini. disampingku. apa warna hidupku tanpa kamu
dimana kira-kira saat ini aku berada. tanpa kamu menemani aku.
blah! air hujan bikin galaaaau. huh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *