tentang dapur, tentang harian

kue tart vs lumpia vs telur dadar

lumpia birthdayhari minggu lalu adalah hari ulang tahun si mas. seperti biasanya, saya agak sedikit gak bisa diem kalo mempersiapkan acara apapun. apalagi untuk acara yang sifatnya surprise party. mm.. mungkin jiwa jahilnya masih tinggi hihi.. mulai dari persiapan kado (kalo ada), makanan, kejutan atau apapun udah dipikirkan jauh-jauh hari. termasuk untuk tanggal 29 itu.

lumpia birthday2

sebagai orang seneng umek didapur, pingin dong buat sesuatu yang agak sedikit spesial. jadilah proses pencarian resep dan bahan dicicil seminggu sebelumnya. untunglah si mas gak suka kue tart. karena saya juga belum mahir buat kue berhias. biasanya kalau ada kiriman kue tart pasti cuma dicicipi sepotong keciil aja. takut gemuk katanya 🙂

diantara bingung itu terpikirlah untuk buat lumpia. yes, si mas memang suka jajanan yang gurih. lumpia salah satunya. akhirnya semua bahan cake yang sudah dibeli kembali ke posisi masing-masih dilaci dapur. dan positif buat lumpia. sambil berharap semoga ‘kue ulang tahun’ ini gak cuma difoto aja.

nah, karena hari minggu sudah mulai puasa, jadi surprise party dibuat saat sahur. setelah semua siap, saatnya membangunkan yang ulang tahun.

dadar birthday
ok, yang ulang tahun sudah bangun. setelah kira-kira 15 menit barulah dia sadar kalo ternyata kue ulang tahunnya adalah lumpia, salah satu kue kesukaannya.

oh iya, saat mengikat lumpia rencana awal saya adalah meletakkan telur dadar yang ditulisi ucapan selamat. ternyata menulis diatas telur dadar tak semudah bayangan saya. ditambahlagi saat saya menulisi, telur dadar masih dalam kondisi panas. sehingga tambah lama huruf makin meleleh kesana kemari. segera saja telur dadar disingkirkan.ukaannya. saya pikir dia akan terharu melihat gulungan lumpia terikat pita merah. ternyata wajahnya biasa saja. hm.. misi yang gagal.

nah, saat makan sahur.. daripada telur dadar tadi gak termakan, saya kok kepikiran buat meletakkannya diatas nasi putih. ternyata malah telur dadar ini yangmenarik perhatian si mas. dia terharu baca tulisan diatasnya. atau mungkin juga terharu melihat deretan huruf-huruf aneh yang lebih terlihat seperti huruf kanji itu hihi..

alah-alaaaah.. ternyata sebegitu sederhananya. padahal berhari-hari saya kepikiran mau buat cake, yang beralih jadi lumpia. yang kerumitannya agak-agak sekelas advance gitu. ternyata si mas justru tertarik dengan telur dadar… ternyata gak cuma wanita aja yang susah dibaca pikirannya. laki-laki jugak!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *