catatan kemarau

angry happy

hai kamu seseorang dimasa lalunya yang dengan segera jadi masalah buatku dan aku membenci segala bentuk kehadiranmu meski kamu datang dengan wangi semerbak kamu tau? kebencianku bahkan sanggup melelehkan sepotong keju dalam tanganku kemarahanku mampu menggugurkan dedaunan dari rantingnya emosi ini mampu menggetarkan paku-paku yang tertanam jauh didalam kursiku tak perlu kau ajarkan lagi cara […]